13/06/2021

Lantai Jembatan Muara Megang Bolong, Mobil Terperosok Selama Tiga Jam

MUSI RAWAS- Kondisi jembatan Kuning menuju Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti saat ini sangat memprihatinkan. Pasalnya, salah satu kendaraan roda empat Grand Max nopol DA 8970 CA terperosok selama tiga jam dijembatan tersebut, Sabtu (11/1).

Berdasarkan pantauan awak media dilapangan, terlihat lantai jembatan yang terbuat dari besi itu, sebagian besar sudah lapuk, bahkan sudah patah dan hilang. Padahal jembatan ini, satu-satunya akses warga untuk menuju Desa Muara Megang.

Akibat lantai yang tidak pernah diperbaiki, pengendara pun harus hati-hati saat melintas, jika tidak maka dapat mengancam dan berakibat patal bagi kendaraan tersebut.

Seperti dialami Heri (30) warga Kota Lubuklinggau yang mobil dikendarainya terperosok dijembatan itu mengatakan bahwa saat ia menlintas jembatan itu sudah goyang dan lantainya pun semuanya sudah mengangkat.

“Tadi pas saya lewat kondisi habis hujan, setelah menyebrang tiba-tiba ban mobil terperosok. Masih untung tidak terjun,” kata Heri.

Beruntung saat itu warga ramai, sehingga mobil tersebut berhasil diangkat. Namun kondisi jembatan sudah sangat para, dan hanya dialasi balok kayu.

“Saya habis jualan (Ngampas) roti di Desa Muara Megang, rencana mau pulang ke Kota Lubuklinggau,” ucapnya.

Tidak ada korban dalam pristiwa tersebut, namun dengan kondisi jembatan yang berlubang mengakibatkan warga yang melintas harus mendorong kendaraanya jika saat musim hujan.

Rei (40) warga Desa Muara Megang mengatakan jembatan dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter itu, sudah lama dibangun. Oleh karena itu, warga pun berharap pihak terkait dapat segera memperbaikinya. Sebab, jika terus dibiarkan rusak, maka bebarapa waktu ke depan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak akan berani lagi melintasinya.

“Jembatan barunya sudah ada, tetapi tidak selesai-selesai. Sedangkan jembatan yang lama tidak diperbaiki,” jelas Rei yang ikut membantu mobil terperosok.

Maka pihaknya sangat mengharapkan pihak terkait dapat segera memperbaki lantai jembatan yang rusak. Sebab jika tetap dibiarkan, akses menuju Desa Muara Megang akan terputus, dan kalaupun pengendara tetap nekat melintas diatas jembatan, dapat mengancam jiwa mereka.(dlt)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: