12/06/2021

Dugaan Oknum ASN Lecehkan Walikota Terpilih, Alibi Pembelokan Delik Pidana Sebenarnya

Lubuklinggau suarasumsel.co.id  – Adanya dugaan Oknum ASN kabupaten Musi Rawas Utara melecehkan walikota terpilih hanya alibi dalam pembelokan delik pidana yang sebenarnya.

Pasalnya kronologis yang sebenarnya setelah dirunut adanya pengrusakan mobil dan pengeroyokan dua oknum ASN Muratara Fr dan Nkh bertempat di lokasi karaoke Launge Ibiza, Selasa (4/9) lalu.

Selain itu juga diduga melakukan upaya nakut-nakuti dengan mendatangi rumah Nkh sebanyak 3 mobil yang setidaknya dua kali dalam sehari mendatangi rumahnya.

Menurut Faisal SH, teman akrab Nkh mengungkapkan kronologis kejadian yakni, bermula temannya bersama kedua rekannya Fr dan AM layaknya pengunjung karaoke lainnya, nyanyi di salah satu room Ibiza. Sekitar pukul 17.00 WIB hingga pukul 21.40 WIB.

Setelah itu, Hl bersama rekannya keluar room dan sempat say hello dengan salah satu rekan LY yakni FA, yang sedang duduk di lobi lantai 2.

Selepas itu, HL bersama rekannya duduk di lantai 1, untuk sekedar melepas letih setelah karaoke sekitar 3jaman.

Tiba-tiba hadir Ly dengan menunjuk-nunjuk ke arah HL dengan perkataan kasar. Menghindari terjadi keributan rekan FR melakukan upaya penghadangan yang dilakukan Ly.

“Ngapo kamu nak ngucak kami ini”, ucap HL meniru ucapan Fr saat itu.

Namun Ly terus mengamuk, dan datanglah teman-temannya hingga mengejar ke parkiran mobil. Tetapi dihadang beberapa pegawai karaoke dan satpam yang ada.

Setelah parkiran mobil, dengan sengaja mobil melintang di belakang mobil Fr dan yang lainnya berusaha membuka pintu mobil, beruntung Hl dan Fr dapat menghindari keributan. Meski mobil sempat ditendang oleh LY.

Tambahnya mengungkapkan isu yang berkembang berupa penggiringan opini dan menekan psikologis Hl bersama FR, bukan itu saja kedua keluarganya merasa ketakutan.

” Kejadian yang sebenarnya seperti itu, dan sekarang yang berkembang jadi lain,kita duga “rekayasa fakta, upaya menakut-nakuti dan juga berusaha jual kasus yang ada”,Utara Faisal kepada media ini.

Tak sesampai disitu, lagi-lagi melalui FA “menakut-nakuti keluarga HL dengan mendatangi rumahnya sekitar tiga mobil dengan mengungkapkan HL bersama rekan-rekannya melakukan perbuatan yang menjatuhkan wibawa seseorang. Padahal tidak ada konteks yang sebenarnya.

“Saya tanyakan ke dia (Nkh. Red)” ,ada tidak kamu ngatain walikota terpilih dia bilang tidak ada, dia say hello saja, sebab dia tau dan kenal dengan FA “, ungkapnya.

Dikatakannya rekannya telah melakukan upaya yang baik dengan mengkomunikasikan permasalahan yang ada dengan keluarga walikota terpilih dan LY malah ada titik temu akan melakukan perdamaian.

“Rekan saya sudah melakukan upaya yang baik terhadap masalah yang dihadapi, dan upaya damai telah dilakukan, ini ada apa dengan. FA?” ungkap Faisal.

Terkait masalah ini, Faisal meminta untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan baik dan sesuai runutan kejadian yang ada. Sebab sebagai warga negara taat hukum mempunyai hak yang sama di mata hukum.

“Upaya damai telah dilakukan tentunya jangan diperkeruh” ungkapnya.

Terpisah salah seorang pegawai Ibiza, Ag mengungkapkan mengetahui persis kejadian yang sudah ada.

Ungkap Ag, HL bersama FR ini bukan diusir dari Ibiza melainkan untuk menghindari keributan dilerai dan merekapun juga tidak meladeni.

“Kita melerai dan Hl dan FR pun juga tidak meladeni, mereka pengunjung sini dan akrab kekita-kita “, ungkap Ag. (Tim/SS)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: